Software Khusus PPTKIS


Software ini khusus untuk PJTKI

Dengan fasilitas :

  1. Otomatis input enjaz
  2. Otomatis input KTKLN
  3. Otomatis input SISKOTKLN dan SPPTKLN
  4. Pencarian data tki dengan cepat
  5. Berbagai laporan dan pencetakan
  6. Dapat diakses dari manapun

Info SOFTWARE PJTKI lebih lengkap klik disini

Membuat Program dan Bersenang-senang PDF Print E-mail

Sudah sekitar setengah tahun ini saya tidak membuat program baru. Biasanya saya hanya me-maintenance program yang sudah ada, dari situ sudah lumayan pembayarannya bisa untuk sesuap nasi (gak sebegitunya kaleee). Kurang lebih seminggu yang lalu salah satu direktur perusahaan meminta saya membuat program pendataan yang bisa dimanipulasi databasenya dari Indonesia dan Kuwait.

Karena malas meng-analisa dari nol lalu membuat program, permintaannya saya tolak. (Selama ini saya meng-analisa sendiri dan membuat program sendiri karena saya tidak kuat membayar seorang analis system). Namun dia meminta saya dengan sangat "Walaupun Cuma program pendataan sederhana tolonglah" katanya memohon. Lalu saya buat program menggunakan bahasa pemograman PHP. Cuma program sederhana untuk input, output data  yang disertai dengan report tentunya, tempat penyimpanan datanya saya pakai MySql keduanya saya pilih karena "open source" dan keduanya terkenal andal dan saya sangat yakin keduanya adalah "the best" saat ini.

 


Program tersebut saya buat dua kali. Program pertama saya buat membutuhkan waktu sekitar satu jam. Yang lama sebenarnya bukan menuliskan programnya, tetapi mencari ide untuk menyusun logika pemogramannya. Setelah program selesai saya simpan di flash disk. Sayangnya flash disk nya jatuh ke selokan hanyut ke sungai Ciliwung. Walhasil saya terpaksa membuat lagi program tersebut . Program kedua saya buat hanya dengan waktu 45 menit. Lebih cepat. Saya bahkan merasa program kedua ini lebih baik strukturnya daripada program yang pertama (meskipun tidak bisa saya bandingkan).

Sebetulnya pengalaman ini, menulis ulang program, bukan pertama kalinya terjadi dengan saya. Kejadiannya memang tidak sama, tetapi cerita akhirnya hampir sama yaitu program berikutnya menjadi lebih baik dan lebih cepat saya buat. Tentu saya ada waktu yang terbuang, yaitu waktu pembuatan program "versi pertama" yang hilang.

Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa jika kita membuat program, kita harus rela menulis ulang (rewrite). Bahkan kita harus rela menulis ulang program dari awal (rewrite form scratch). Memang ini merupakan sebuah kontroversi .

Ada banyak perdebatan mengenai hal ini. Pendukung pendekatan tulis ulang mengatakan bahwa kode yang ditulis berikutnya dapat lebih baik dari versi sebelumnya. Asumsinya adalah pengembang masih yang sama. Pihak yang kontra dengan pendekatan ini mengatakan bahwa pendekatan ini dapat menghasilkan kesalahan (bugs) baru dalam program yang baru dan tulis ulang lebih menekankan kepada aspek "bersenang-senang" daripada aspek memperbaiki kode sebelumnya.

Ya, memang nyaris (bahkan mungkin semua) program yang saya buat lebih didasari untuk bersenang-senang. Having fun. Setiap kali membuat program saya memang tidak pernah mau diberi dead line, saya selalu bilang "tidak bisa janji mungkin sebulan, dua bulan atau lebih lama lagi". Saya tidak pernah mau tertekan dalam pembuatan program, dan pada kasus pengalaman penulisan ulang diatas saya benar-benar membuatnya untuk bersenang-senang karena tidak ada janji batasan waktu, tidak ada janji hasilnya harus baik dan saya benar-benar tidak berjanji apapun, yang penting saya buat lalu jadi dan saya bisa puas melihat hasil karya saya. Mungkin perasaan saya sama dengan perasaan seorang pelukis yang mencurahkan energi, waktu dan perhatiannya kepada karyanya.(buat para pelukis saya minta maaf jika ternyata perasaan kita tidak sama he he he he). Membuat program itu sama menariknya. Bayangkan kita membuat sesuatu yang sebelumnya tidak ada menjadi ada, bahkan setelah program jadi, dia (program itu) bisa dijalankan dan melalukan sesuatu (seperti yang kita perintahkan). Jika program berjalan seperti yang kita harapkan, muncul perasaan senang luar biasa.

Ada teman programmer yang mengatakan (Saya ber-istighfar "Astaghfirullah") bahwa perilaku kesenangan ini sebetulnya seperti ingin meniru Tuhan dalam proses penciptaan (Semoga ALLAH mengampuni programmer ini). Intinya saya hanya ingin mengatakan "Luar biasa bukan ? Hanya dengan kemampuan sekecil ini kita bisa berbahagia"

Perasaan senang dalam membuat program bisa berubah drastis menjadi menyebalkan ketika aktivitas ini berubah menjadi pekerjaan. Mungkin sama halnya dengan pelukis yang harus melukis setiap hari. Melukis menjadi pekerjaan kantoran. Akibatnya kemudian kita menjadi malas.

Nah, bagaimana agar kita tetap senang dalam melakukan pemograman sekaligus kerja ? He he he ini PR buat ente yaa Farhan