Software Khusus PPTKIS


Software ini khusus untuk PJTKI

Dengan fasilitas :

  1. Otomatis input enjaz
  2. Otomatis input KTKLN
  3. Otomatis input SISKOTKLN dan SPPTKLN
  4. Pencarian data tki dengan cepat
  5. Berbagai laporan dan pencetakan
  6. Dapat diakses dari manapun

Info SOFTWARE PJTKI lebih lengkap klik disini


Statement JavaScript

Dalam bahasa pemograman, pernyataan(statement) merupakan inti isi dari sebuah program. Program akan berjalan dengan baik apabila mengikuti alur logika yang benar. Kesalahan yang dapat terjadi dalam pembuatan program adalah sebagai berikut :

 

  • Kesalahan penulisan (syntax error), kesalahan penulisan kode program yang tidak sesuai dengan yang telah diisyaratkan oleh bahasa pemograman yang dipakai. Misal, penulisan document.write tertulis documen.write
  • Kesalahan waktu proses(run time error), kesalahan yang terjadi ketika program dijalankan
  • Kesalahan logika (logical error), kesalahan logika program. Kesalahan ini umumnya berkaitan dengan permasalahan matematika atau perhitungan.

Penyusunan program tergantung pada instruksi kendali program, meliputi

  • Instruksi If Then Else
  • Instruksi For (Pengulangan)
  • Instruksi While
  • Instruksi Switch Case
  • Instruksi Break
  • Instruksi Continue

Instruksi If Then Else

Jika diartikan kedalam bahasa Indonesia, If berarti "jika" dan Then berarti "maka" sedangkan Else "lainnya". Sekilas pernyataannya, instruksi If Then Else dapat diartikan sebagai instruksi dasar yang hanya memungkinkan Anda untuk melakukan pemeriksaan apakah suatu kondisi terpenuhi atau tidak. Apabila dalam pengujian program ditemukan suatu kondisi yang cocok atau terpenuhi maka pernyataan tersebut akan langsung dieksekusi, namun bila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka proses eksekusi akan ditujukan ke pernyataan lainnya.

Berikut ilustrasi program yang menunjukkan instruksi tersebut

If(kondisi pertama terpenuhi){

//Pernyataan pertama dieksekusi

//kondisi pertama terpenuhi

}else{

//Pernyataan kedua dieksekusi

//kondisi tidak terpenuhi

}

 

Sedangkan untuk kasus yang melibatkan lebih banyak kondisi, Anda dapat meletakkan If lain setelah else,

If(kondisi pertama terpenuhi){

//Pernyataan pertama dieksekusi

//kondisi pertama terpenuhi

}else If(kondisi kedua terpenuhi){

//Pernyataan kedua dieksekusi

//kondisi kedua terpenuhi

}else{

//Pernyataan ketiga dieksekusi

//kondisi tidak terpenuhi

}

 

Contoh penerapan struktur If Then Else ke dalam program HTML adalah sebagai berikut :

<html>
<head>
<title>Latihan instruksi If Then Else</title>
<script type="text/JavaScript">
if(confirm("Anda yakin mengunjungi web ini ?")){
alert("Baiklah Farhan, silahkan masuk");
}else{
alert("Lho, koq tidak jadi masuk ?");
}
</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

 

Hasilnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini

 

Seperti terlilhat pada gambar disamping, jika Anda menekan tombol OK, maka akan muncul pesan seperti dibawah ini

 

 

 

 

Sedangkan jika Anda menekan tombol Cancel maka akan muncul pesan lain seperti dibawah ini

 

 

Instruksi For (Pengulangan)

Loop merupkan struktur instruksi-instruksi yang dapat di-eksekusi berulang-ulang selama kondisi syaratnya belum terpenuhi. Cara yang paling umum dalam melakukan loop adalah dengan menambahkan variable penghitung/counter (variable yang bertambah satu unit nilai setiap melakukan satu kali loop instruksi(increment)). Proses perulangan akan berhenti jika variable counter sudah melewati batas nilai tertentu yang dijadikan syarat.

Struktur perulangan loop adalah salah satu instruksi yang menggunakan fasilitas loop. Dalam sintaksnya, Anda hanya perlu memasukkan nama variable sebagai penghitung(dan juga nilai awalnya, serta kondisi dinama loop akan berhenti(Pada dasarnya, kondisi ketika nilai penghitung melewati angka tertentu dia akan berlanjut)) , dan yang terakhir instruksi modifikasi penghitung, increment(naik perunit) atau decrement(turun per-unit).

Struktur pernyataan for adalah sebagai berikut.

for(nilai awal; kondisi loop berhenti; nilai akhir){

hasil dari eksekusi

}

Dan ini adalah contoh kode agar lebih mudah difahami

<html>
<head>
<title>Latihan instruksi for</title>
<script type="text/JavaScript">
for(i=2; i<=8; i++){
jml=i+1
document.write("sekarang bilangan ke : "+jml+"<br>");
}
</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

Dan hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini

Dalam contoh penerapan diatas, Anda dapat melihat bahwa dalam struktur for memiliki dasar argumen utama, yakni deklarasi i sama dengan (i=2), juga deklarasi i lebih kecil sama dengan 8 (i<=8) dan penambahan nilai i sebesar 1. Hal ini menunjukkan bahwa perulangan struktur for akan dimulai dari nilai i yang pertama sampai dengan penambahan nilai i lebih kecil sama dengan delapan. Jika kondisi perulangan telah terpenuhi, maka proses loop akan terhenti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Instruksi While

Struktur perulangan while berbeda dengan struktur perulangan for. Blok kode dalam statement while akan dieksekusi selama terpenuhi, atau dengan kata lain perulangan proses akan berhenti jika kondisi bernilai false. Sendangkan perbedaan antara while dengan If Then Else adalah blok while mungkin dieksekusi lebih dari sekali, sedangkan blok If Then Else dieksekusi hanya sekali.

Sintaks dari struktur ini adalah sebagai berikut :

while(kondisi ekspresi){

stetement ;

counter ;

}

Kondisi ekspresi yang diuji dapat bernilai true atau false. Jika bernilai true, blok statement akan dieksekusi dan jika bernilai false maka blok statement tidak akan dieksekusi. Kontrol dari perulangan akan kembali ke atas dari statement while, dan ekspresi  akan dievaluasi lagi. Proses ini akan berulang terus sampai ekspresi bernilai false. Dari sintaks tersebut didapat kemungkinan bahwa blok statement mungkin tidak pernah dieksekusi apabila untuk yang pertama kali sudah bernilai false.

Dalam semua loop (perulangan) yang sangat penting adalah bagaimana menentukan awal dari akhir proses. Pada perulangan struktur while awal proses diinisiaisasi sebelum masuk ke dalam proses perulangan, berbeda dengan perulangan for   semuanya diinisialisasi dalam daerah inisialisasi. Pada akhir dalam perulangan while terdapat pada ekspresi, sedangkan counter terdapat pada perulangan

Contoh:

<html>
<head>
<title>Latihan instruksi While</title>
<script type="text/JavaScript">
document.write("<h2>Contoh perulangan While</h2>");
document.write("--------------------------------------------");
document.write("<br>");
var jml  = 0 ;
var angka  = 1 ;
var ulang   = 5 ;
while(angka<=ulang){
jml = jml + angka ;
angka ++ ;
}
document.write("Jumlah angka dari 1 sampai "+ulang+" adalah = " +jml);
document.write("<br>");
document.write("--------------------------------------------");
</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

Output dari kode diatas adalah seperti gambar dibawah ini

 

 

 

Instruksi Switch Case

Perintah switch pada beberapa bahasa pemograman dikenal dengan statement case. Pada struktur ini memiliki selector dan sejumlah statement dengan suatu label permasalahan. Statement yang memiliki label permasalahn yang sama dengan selector akan diproses sedangkan yang lainya tidak. Statement ini sebenarnya merupakan statement ringkas dari instruktur if then else. Perbedaan lain dengan statement if then else adalah salah satu kondisi tersebut, pada statement if then else jika sudah selesai pada satu statement maka else yang lain akan diperiksa selama masih mengikuti aliran proses, sedangkan pada switch apabila salah satu permasalahan terpenuhi maka case (statement) yang lain tidak lagi akan diperiksa.

Sitanks dari struktur ini adalah sebagai berikut

switch(proses){

case label1:

{statement-statement1};

break;

case label2:

{statement-statement2};

break;

case label3:

{statement-statement3};

break;

default:

}

 

Pada sintaks struktur diatas, default digunakan apabila tidak ada permasalahan yang memenuhi syarat kondisi. Sementara statement break digunakan untuk mengarahkan eksekusi ke akhir switch, sedangkan pada default tidak perlu diberikan break karena otomatis menuju ke akhir switch.

Contoh:

<html>
<head>
<title>Latihan instruksi Switch</title>
<script type="text/JavaScript">
document.write("<h2>Contoh penggunaan Switch</h2>");
document.write("--------------------------------------------");
document.write("<br>");
var nilai = prompt("Inputkan angka dari 1 s/d 5 dan jangan huruf !?", "5");
switch(nilai){
case "1" :
document.write("Anda memasukkan angka satu");
break;
case "2" :
document.write("Anda memasukkan angka dua");
break;
case "3" :
document.write("Anda memasukkan angka tiga");
break;
case "4" :
document.write("Anda memasukkan angka empat");
break;
case "5" :
document.write("Anda memasukkan angka lima");
break;
default:
document.write("Anda tidak memasukkan angka antara satu sampai lima");
}

</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

 

 

Instruksi Break

Instruksi break digunakan untuk mengarahkan eksekusi keluar bagian perulangan (loop) sebelum perulangan selesai. Berikut ilustrasi instruksi break :

 

contoh:

<html>
<head>
<title>Latihan instruksi Break</title>
<script type="text/JavaScript">
document.write("<h2>Contoh penggunaan break</h2>");
document.write("--------------------------------------------");
document.write("<br>");
var x = 2;
var hasil = 9;
while(x<7){
if(x==4){
break;
}else{
x++;
}
}
var hasilAkhir = x * hasil ;
document.write(hasilAkhir);

</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

 

Penjelasan kode:

  • Pada contoh diatas terlihat bahwa nilai awal perulangan (loop) adalah x=2 dan akhir dari loop x<7. Analisis loop dapat diberikan sebagai berikut

  • Pada saat x=2, masuk blok loop untuk diuji apakah 2<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk ke dalam blok if(x==4) untuk dilakukan pengujian 2==4, dan hasilnya adalah false sehingga nilai x dinaikkan +1, sehingga menjadi x=3

  • Pada saat x=3, masuk blok loop untuk diuji apakah 3<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk kedalam blok if(x==4) untuk dilakukan pengujian 3==4, dan hasillnya adalah false sehingga nilai x dinaikkan lagi, menjadi x=4

  • Pada saat x=4, masuk blok loop untuk diuji apakah 4<7, kondisi terpenuhi, sehingga masuk ke dalam blok if(x==4) untuk dilakukan pengujian 4==4, dan hasilnya adalah true, maka proses break dan keluar dari kondisi loop untuk memproses var hasilAkhir = x * hasil ; . Dari inisialisasi tersebut maka nilai yang diperoleh adalah 36 .

Instruksi Continue

Instruksi continue digunakan untuk mengarahkan eksekusi ke iterasi selanjutnya pada loop yang sama. Berikut ilustrasi dari instruksi continue :

Contoh :

<html>
<head>
<title>Latihan instruksi Continue</title>
<script type="text/JavaScript">
document.write("<h2>Contoh penggunaan continue</h2>");
document.write("--------------------------------------------");
document.write("<br>");
var x = 1 ;
var total = 0 ;
while(x<7){
x+=1 ;
if(x == 6){
continue ;
}else{
total += x ;
}
}
document.write(total);
document.write("<br>");
document.write("--------------------------------------------");

</script>
</head>
<body>
</body>
</html>

Penjelasan kode :

Pada contoh diatas terlihat bahwa nilai awal loop x=1 dan akhir loop terpenuhi apabila x<7. Analisis loop program diatas adalah sebagai berikut :

  • Pada saat x=1, masuk blok loop untuk diuji apakah x<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk kedalam blok loop untuk dilakukan penaikan nilai x sebesar +1, sehinggal nilai x berubah menjadi 2 kemudian masuk pengujian kedalam pengujian if(x == 6) apakah 2 ==6, dan hasilnya adalah false maka masuk ke blok total +=x (total adalah 0 dan x sdh berubah menjadi 2) sehingga menjadi total = 2

  • Pada saat x = 2, masuk blok loop untuk diuji apakah x<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk kedalam blok loop untuk dilakukan penaikan nilai x sebesar +1, sehinggal nilai x berubah menjadi 3 kemudian masuk pengujian kedalam pengujian if(x == 6) apakah 3 ==6, dan hasilnya adalah false maka masuk ke blok total +=x (total adalah 2 dan x sdh berubah menjadi 3) sehingga menjadi total = 5

  • Pada saat x = 3, masuk blok loop untuk diuji apakah x<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk kedalam blok loop untuk dilakukan penaikan nilai x sebesar +1, sehinggal nilai x berubah menjadi 4 kemudian masuk pengujian kedalam pengujian if(x == 6) apakah 4 ==6, dan hasilnya adalah false maka masuk ke blok total +=x (total adalah 5 dan x sdh berubah menjadi 4) sehingga menjadi total = 9

  • Pada saat x = 4, masuk blok loop untuk diuji apakah x<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk kedalam blok loop untuk dilakukan penaikan nilai x sebesar +1, sehinggal nilai x berubah menjadi 5 kemudian masuk pengujian kedalam pengujian if(x == 6) apakah 5 ==6, dan hasilnya adalah false maka masuk ke blok total +=x (total adalah 9 dan x sdh berubah menjadi 5) sehingga menjadi total = 14

  • Pada saat x = 5, masuk blok loop untuk diuji apakah x<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk kedalam blok loop untuk dilakukan penaikan nilai x sebesar +1, sehinggal nilai x berubah menjadi 6 kemudian masuk pengujian kedalam pengujian if(x == 6) apakah 6 ==6, dan hasilnya adalah true  (maka continue) sehingga proses membali ke ekspresi loop dan nilai total tetap 14

  • Pada saat x = 6, masuk blok loop untuk diuji apakah x<7, kondisi terpenuhi sehingga masuk kedalam blok loop untuk dilakukan penaikan nilai x sebesar +1, sehinggal nilai x berubah menjadi 7 kemudian masuk pengujian kedalam pengujian if(x == 6) apakah 7 ==6, dan hasilnya adalah false maka masuk ke blok total +=x (total adalah 14 dan x sdh berubah menjadi 7) sehingga menjadi total = 21

  • Pada saat x=7, masuk blok loop untuk diuji while(x<7) apakah 7<7 ternyata 7 tidak lebih kecil dari 7 maka hasilnya adala false dan kondisi tidak terpenuhi sehingga nilai terakhir yaitu 21 dikembalikan ke total

Artikel ini berisi seputar dasar-dasar pemograman javascript, sangat bermanfaat untuk referensi, pemula, pengembang software, pengembang web, jasa pembuatan web, jasa pembuatan software. Untuk kembali ke Daftar Isi Dasar-Dasar JavaScript klik disini

Muhamad Farhan Programmer 081316446666 Muhamad Farhan Find us on Google+ email: Muhamad Farhan Website: http://agiptek.com