|
Selain tipe data string, PHP juga memiliki banyak tipe data lainnya. Tipe-tipe data selain string antara lain Boolean, Integer, Floating/Double, Array, Object, Resource dan Null. Contoh perbedaan dalam penandaan tipe-tipe data tersebut dengan String dapat kita lihat pada seperti dibawah ini
Tipe data Boolean contoh $A=TRUE; Tipe data Integer contoh $B=9; Tipe data Floating contoh $C=77.7; Tipe data Array contoh $D=array(2008,2009,2010,2011); Tipe data Array contoh $D[0]="contoh"; Tipe data Object contoh $E=mysql_connect($host,$user,$password); Tipe data Null contoh $F=NULL;
Sebuah data string, baik berupa huruf, angka maupun simbol akan selalu dianggap oleh PHP sebagai data bertipekan String, sepanjang didalam variable tersebut mempunyai tanda-tanda sebagai berikut 1. Tanda petik tunggal/single quote (') yang berpasangan 2. Tanda petik ganda/double quote (") yang berpasangan 3. Sintaks heredoc (Heredoc Syntax) 4. Sintaks nowdoc (Nowdoc Syntax)
Bila tidak ditemukan tanda-tanda tersebut diatas maka variable itu akan langsung dianggap sebagai variabel yang bertipekan data lainnya. Kita harus selalu melakukan pengecekan tipe suatu data yang kemungkinan besar kita meragukan kebenaran tipe data yang sedang dipergunakan.
Bila ada script yang berjalan tidak sesuai dengan yang kita inginkan , bisa saja kesalahan yang telah kita lakukan berasal dari kesalahan tipe data yang dipergunakan. Dengan mengetahui hal tersebut, kita akan dapat menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak diduga nantinya.
Contoh penulisan tanda petik ganda maupun yang tidak ada tanda petik adalah sebagai berikut <?php //=================================================================== //Script: Contoh Sederhana Penandaan Variabel string //===================================================================
//Data dimasukkan ke dalam Variabel-Variabel. $Contoh1 = "1"; $Contoh2 = 1; var_dump($Contoh1); //Hasilnya : String(1) "1" var_dump($Contoh2); //Hasilnya : int(1)
?>
Tipe data string bisa dimodifikasi agar tampilannya didalam sebuah variable akan terlihat seperti baris baru. Akan tetapi PHP tidak akan menggantikannya dengan baris baru, melainkan diberikan sebuah spasi agar karakter-karakter yang terpisah itu tetap tersambung. Walaupun demikian, jika kita lihat dalam source code (code dalam browser) maka baris baru tersebut akan tetap terbentuk. Berikut contoh baris baru dalam data String
<?php //=================================================================== //Script: Contoh Tampilan baris baru //=== //Data dimasukkan ke dalam Variabel-Variabel. $Data = "Burung Merak Kaswari Dara";
//Sekarang kita tampilkan kedalam internet browser echo ("$Data"); /* ===Hasil didalam internet browser --------------------------------------------------------------------- Burung Merak Kaswari Dara --------------------------------------------------------------------- */
/* ===Hasil didalam source code browser --------------------------------------------------------------------- Burung Merak Kaswari Dara --------------------------------------------------------------------- */ ?>
Bila data string mempunyai satu atau lebih spasi kosong(empty space/white space) di awal data atau di akhir data, maka PHP tidak akan menampilkan semua spasi koson tersebut dan hanya menampilkan 1 buah spasi kosong saja saat manampilkannya didalam internet browser. Akan tetapi didalam source code html (dalam broser), semua spasi kosong tersebut akan tetap terbentuk. Berikut contoh penggambaran dari spasi kosong
<?php //=================================================================== //Script: Contoh Tampilan spasi dalam PHP //=== //Data dimasukkan ke dalam Variabel-Variabel. //Ada dua spasi kosong pada variable $A $A = " Burung merak"; //Ada lima spasi kosong pada akhir variable $B $A = "Burung merak "; //Cek dengan fungis var_dump() var_dump($A); echo ("<BR>"); var_dump($B); ?>
Silahkan dicoba dan lihat pada browser serta source code dalam browser
|