Software Khusus PPTKIS


Software ini khusus untuk PJTKI

Dengan fasilitas :

  1. Otomatis input enjaz
  2. Otomatis input KTKLN
  3. Otomatis input SISKOTKLN dan SPPTKLN
  4. Pencarian data tki dengan cepat
  5. Berbagai laporan dan pencetakan
  6. Dapat diakses dari manapun

Info SOFTWARE PJTKI lebih lengkap klik disini


Ahmadinejad: Krisis Palestina Sudah Melebihi Sekedar Ketertindasan PDF Print E-mail
Berita - Latest

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadiejad, mengimbau Amerika Serikat dan para pendukung rezim Zionis Israel dan mengatakan, "Jika kalian ingin menyelesaikan masalah Palestina, maka solusi hukumnya sangat sederhana, dan setiap orang harus pulang ke rumah mereka masing-masing."

IRNA hari ini (Senin, 3/10) melaporkan, hal itu dikemukakan Ahmadinejad pada acara penutupan Konferensi Internasional Intifada Palestina ke-5 di Tehran, Ahad (2/10). Ditambahkannya, "Masalah pendudukan Palestina dan pembentukan rezim Zionis adalah sebuah masalah internasional dan sebuah aksi anti-kemanusiaan."

Ahmadinejad menegaskan, "Saat ini, kebebasan Palestina dan resistensi terhadap rezim ilegal Zionis, menjadi slogan para penuntut kebebasan dan menjadi fokus seluruh penuntut keadilan di dunia."

"Sekarang, semua pihak harus bekerjasama untuk pembebasan bumi Palestina. Masalah Palestina saat ini sudah melebihi hanya sekedar ketertindasan, meski bangsa Palestina tetap tertindas, karena 30 tahun lalu, banyak bangsa yang tidak mengetahui masalah Paletina, sementara saat ini, seluruh dimensi krisis di bumi Palestina sudah jelas bagi semua."

Menyinggung bahwa bangsa Palestina adalah bangsa mukmin, bersatu, dan pemberani, Ahamdinejad kembali menegaskan, "Solusi penyelamatan Palstina, adalah muqawama."

Lebih lanjut dijelaskannya, "Watak Zionis adalah kekerasan, arogansi, agresi, dan perang. Mereka tidak memiliki budaya maupun logika, dan jika ada pihak yang mengharapkan logika dari rezim Zionis dan para pendukungnya, maka sesungguhnya itu hanya mimpi."

Presiden Iran juga menyinggung kritikan dari sejumlah pihak atas pernyataannya bahwa Israel harus dimusnahkan, dan mengatakan, "Alasannya sangat jelas, bahwa misi rezim Zionis Israel adalah agresi, dan tanpa teror, pembunuhan, dan ancaman, rezim tersebut tidak akan dapat bertahan hidup."
(IRIB/MZ)